Gue pengen curhat lagi.
Saat gue nulis postingan ini, gue kembali menjomblo. Iya, gue jomblo.
Dan gue nulis posting-an ini buat lo. Orang yang pernah bikin gue dag dig dug. Orang yang pernah bikin roti bakar gosong di rumah gue. Orang yang pernah bikin ratusan lagu buat gue. Orang yang pernah ngisi, seenggaknya dua tahun hidup gue, gue habiskan bareng lo.
Ya, ini buat lo, orang yang mutusin gue selama 25 detik, di telepon!
Gue cuma mau bilang terima kasih, atas segalanya. Dua tahun terkeren bareng lo.
Dan gue juga ga akan lupa 25 detik terparah yang pernah gue alamin. Saat lo milih dia. Saat lo buang gue untuk dia. Saat lo mutusin pindah dan ngebiarin gue layu.
Saat itu.
Yeah, bub, The Story of Us look a lot like a tragedy now.
Dan satu lagi buat lo, saudaraku. Seseorang yang ngambil mainan gue.
She took him faster than you could say 'sabotage'.
I underestimate who
just I was dealing with. She had to know the pain is beating on me like a
drum. She underestimate just who she was stealing from. Soon she's
gonna find stealing other people's toys on the playground won't making
many friends. She should know, there is nothing I do better then
Revenge.
Come on show me how much better you are!
Got it, you two?
This is for you, Eddie!





No comments:
Post a Comment