Saturday, April 28, 2012

Collection

Gue mau pamer disini.

Ini adalah koleksi Twilight, Taylor Swift, Adam Young, sama Justin Bieber punya gue yang bersemayam di dalam kamar gue.

Twilight
Ngiri? Ngiri?
Ini gue punya novel Saga lengkap yang Bhs. Inggris... Biar gaya aja punya yg English.. -,-"
DVD Blu-ray Ori + Soundtrack New Moon `3`
Postah!!! *British accent*


Owl City

Kalo Owl City gue cuma punya ini doang. (Fans macam apa tuh?) -,-"

Taylor Swift
   Kalo tentang perempuan satu ini gue punya banyak. Banget. Gue suka banget ama Taylor, semua karyanya dia keren keren semua. u,u



Itu dibelakangnya tetep ada Twilight-nya -,-"

Justin Bieber
Iya, ketawa aja ngeliat henpon gue.



Ok, sekian pamer-pamerannya.
Wassalam.

Kedonn

Mean

   Tidak, bukan, bukan. Gue bukan mau nyeritain tentang lagunya Taylor Swift, ini cuma make lagu dia sebagai pengantar kisah gue kali ini.
Ini termasuk curhatan gue (-,-"), tentang seseorang yang berada di dekat gue. Dia berada sangat sangat sangat dekat tinggalnya dengan gue, tapi jarak kita jauh banget.
 
   Pada dasarnya, gue adalah orang yang susah bergaul dengan orang lain. Gue lebih memilih diam jika ada orang atau keluarga dideket gue. Gue merasa bingung dan kikuk. Orang-orang jadi berpikir kalo gue itu sombong, padahal gue lagi mikir, Apa yang bakalan gue omongin ke dia yah?
Itulah yang selalu ada di pikiran gue. Gue berpikir, kita ga bakalan mati ko kalo ga punya banyak temen.
Mungkin bagi lo yang lagi baca berpikir, gue aneh. Tapi inilah gue, gue merasa hidup kalo sendirian. Gue merasa bisa ngelakuin apa aja, pikiran gue bebas kalo sendirian. Like, tinggalin gue sendiri di rumah, dan saat lo balik lagi, rumah akan bersih.
Gue merasa bisa bergerak kalo sendiri.

   Itulah alasan gue punya blog. Gue pengen bisa ngasih tahu ke orang-orang apa yang gue suka, apa yang gue bisa, apa yang jadi minat gue lewat tulisan. Gue adalah tipe orang yang lebih merasa nyaman kalo menyalurkan pikirian lewat tulisan, bukan lisan.
Karena ke-diam-an gue ini lah, banyak orang-orang yang ngeremehin gue. Bilang gue gabisa, bilang bahwa mereka lebih baik dari gue, bahkan bilang "Lo ga ada apa-apanya" di depan gue.

   Ini tentang lo, orang yang selalu bilang gue gabisa, orang yang selalu muji dirinya sendiri. Gue pengen bilang "Bagaimana dengan lo sendiri? Apa lo ngelakuin sesuatu? Tiap hari yang lo lakuin cuma bangun tidur, buka komputer, facebook, ngancurin playlist musik gue, terus naik lagi ke singgasana lo untuk tidur. Itu yang lo kerjain. Seengaknya gue masih ngelakuin sesuatu, bukan?"
Orang yang selalu ngehina karya gue, kesukaan gue, selera musik gue. Soal selera musik, itu hak gue. Seengaknya gue bukan pendengar palsu yang cuma bisa mendengar tanpa mengerti. You got zero right?
Gue bukan cuma pendengar palsu yang cuma bisa denger lagu Hillsong tanpa dapet pesen lagu itu.
   Gue emang bukan pendengar lagu Hillsong yang kata-katanya bagus banget, tapi gue juga bukan pendengar palsu. Gue bukan pendengar palsu yang bohong pake lagu Hillsong, bilangnya mau ke gereja, tapi lo ga dateng. Apa itu namanya pendengar?
    Jadi, jangan pernah ngeremehin orang lain, jangan pernah merasa diri lo lebih baik dari orang lain. Siapapun itu. Lo ga berhak ngerusak mimpi orang, lo ga berhak men-judge milik orang dan meremehkannya. Karna lo ga tau apa-apa, lo ga tau suatu hari akan jadi apa orang itu. Dan seenggaknya gue masih mau bangun dengan segera saat gue jatuh, nggak kaya lo yang jatoh dan nggak bangun-bangun sampe sekarang.
You got it, boy?


You, with your words like knives and swords and weapons that you use against me
You have knocked me off my feet again got me feeling like I'm nothing
You, with your voice like nails on a chalkboard, calling me out when I'm wounded
You, pickin' on the weaker man


Well, you can take me down with just one single blow
But you don't know what you don't know

Someday I'll be living in a big old city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean


Why you gotta be so mean?

You, with your switching sides and your walk-by lies and your humiliation
You, have pointed out my flaws again as if I don't already see them
I'll walk with my head down trying to block you out 'cause I'll never impress you
I just wanna feel okay again

I'll bet you got pushed around, somebody made you cold
But the cycle ends right now 'cause you can't lead me down that road
And you don't know what you don't know
Someday I'll be living in a big old city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean


Why you gotta be so mean?

And I can see you years from now in a bar, talking over a football game
With that same big loud opinion but nobody's listening
Washed up and ranting about the same old bitter things
Drunk and grumbling on about how I can't sing


But all you are is mean
All you are is mean and a liar and pathetic and alone in life
And mean, and mean, and mean, and mean

But someday I'll be living in a big old city
And all you're ever gonna be is mean, yeah
Someday, I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean

Why you gotta be so mean?

Someday, I'll be, living in a big old city
(Why you gotta be so mean?)
And all you're ever gonna be is mean
(Why you gotta be so mean?)
Someday, I'll be big enough so you can't hit me
(Why you gotta be so mean?)
And all you're ever gonna be is mean



Why you gotta be so Mean?

Always There part 5

Gue udah lama banget ga nge-blog.
Sumpah, ini udah seminggu lebih sejak terakhir gue ga nge-blog. Betapa gue merindukan lo, my Sparkling Twilight... hemm...
*maaf atas ke-unyu-an barusan*

Baiklah, sebelum gue dikunyah-kunyah sama temen-temen gue, ini adalah kisah lanjutan dari FF gue. Banyak banget yang spam gue di e-mail, jadi secepet mungkin gue post. Sorry buat Anissa Syahrani dan Dian Arini , pembaca (yang entah kenapa setia banget) yang nungguin FF ini di-post. This is special for you two. Maaf, gue baru selesai ujian, jadi baru bisa nge-post.
Thank you :*

OK, this is it..
Enjoy! :D
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Enchanted

Edward's POV

   Bella sangat dekat dengan Zack. Selama jam istirahat dia hanya mengobrol dengan Zack.
Jujur saja, aku tidak suka melihat itu. Ada perasaan seperti dadaku ditusuk oleh ribuan pisau atau semacamnya. Sakit dan berat.
   Tawanya begitu lepas, aku suka mendengar tawa itu. Aku sudah mengenal tawa itu selama hidupku. Suara gemerincing bagai bunyi lonceng gereja yang merdu.
Lalu tiba-tiba suara itu hilang, Bella terdiam, dia menoleh kearah pintu cafetaria seolah-olah ada yang memanggilnya. Dia tersenyum simpul, kulirikkan mataku mengikuti pandangannya dan mendapati Jacob berada disana, sedang bercanda dengan Seth.
  Apa itu? Apa karena itu Bella tersenyum? Baiklah, aku benar, aku sangat tidak suka melihat Bella dekat dengan laki-laki lain. Apa itu namanya? Cemburu?
Kalau iya, berarti aku sangat cemburu sekarang.
Dan rival-ku ada dua!

   Aku mengerutkan kening marah, semua saudaraku serta Emmett dan Alice justru tertawa kecil, tahu alasan ku menahan teriakan begini.

   "Apa kau baik-baik saja?" tanyan Bella -well, sepertinya khawatir, itu cukup membuat hati senang-, melihatku yang daritadi diam.
   "Tidak, aku baik-baik saja" jawabku masih cemberut.
   Bella menaikan sebelah alis, tidak percaya "Kau yakin?"
   "Ya" jawabku singkat.
   "Jangan khawatirkan dia, Bella" imbuh Emmett, "Dia hanya sedang putus asa. Cinta pertamanya disukai dan menyukai orang lain" sambungnya geli, sengaja melakukan penekanan di kata 'menyukai'.
   Kutarik nafasku, wajahku berkerut-kerut marah.
   "Apa aku benar 'kan?" tanyanya polos.
   "Mati kau"
   Kuhembuskan nafas berat, lalu melirik kearah Bella, lagi. Wajahnya seperti kecewa karna sesuatu.

   Melihatnya tersenyum untuk orang lain --laki-laki lain-- membuatku tidak nyaman. Dengan berat hati kutinggalka mereka dimeja makan. Berjalan cepat-cepat menuju taman sekolah, tempat dimana aku bisa membaca dan menenangkan diri. Bisa kurasakan seseorang mengikutiku, kuasumsikan Jasper atau Emmett, atau keduanya. Kudiamkan dia -siapapun dia itu-, sampai ditamanaku tidak bisa menahan diri lagi.

   "Baiklah, ini sudah keterlaluan" sergahku, berbalik dan mendapati Bella-lah yang sedang mengikutiku.
   "Bella?" kataku memastikan, takut-takut aku sudah jadi gila hingga membayangkannya terus.
   "Ya!" katanya cemberut "Hei, jalanmu cepat sekali! Aku kesusahan mengikutimu" serunya marah, tapi justru tampak lucu dan menggemaskan.
   "Aku tidak tahu kalau kau mengikutiku" elakku, mengangkat bahu.
   "Apa kau mau membolos di pelajaran musik? Kau tahu, hanya kau yang sekelas denganku disini"
   "Benarkah?" aku berpikir, ini adalah kesempatan bagus. Mrs. Perri biar bagaimanapun tidak akan membiarkan siapapun -anak baru- tidak menyanyi dikelasnya. Mungkin aku isa mendengar suaranya ketika bernyanyi.
   "Baiklah, ayo" Aku mengajaknya menuju ruang musik.

***

   "Jadi, kau suka musik Ms.Swan?" tanya Mrs. Perri setelah Bella memperkenalkan diri.
   "Ya, Ma'am. Sangat." jawabnya antusias.
   "Kalau begitu kau harus menunjukkan kecintaanmu terhadap musik kepada kami. Kau mau bernyanyi? Atau sekedar memainkan instrumen?"
   "Bernyanyi, Ma'am. Dan kalau boleh, saya menggunakan gitar itu" Bella menunjuk gitar yang bertengger di pojok ruangan.
   "Tentu, dear."
   
   Bella mulai bernyanyi.

I remember every look from your face
That hilarious face you make when you surprised
When the wind blow your hair like a flag
When the sunshine make your eyes more beautiful
When you look at me like I'm a priceless prize
It's cool know you wonderstruck with me though
And you'll be my prince
Taking me with your white horse
To the meadow, full of grass
Layin' there, like we know our live will be never same again
This is what I called fairytale


   Suaranya indah sekali. Sangat merdu. Aku merasa damai saat mendengar nyanyian itu, seperti hanya suaranya-lah yang bisa kudengar. Suaranya memenuhi otakku.
Tuhan, dia sempurna!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Haha, gajelas ya?
(iya, ketawa aja)
Ini spesial buat Annisa Syahrani n Dian Arini. Thank you :*
Love,

Kedonn




Saturday, April 21, 2012

About Adam Young

"Ada yang tau ga sih Adam Young itu siapa??"
Itu adalah pertanyaan gue yang pernah gue lontarkan ke beberapa temen-temen yang menurut gue up-to-date sama artis-artis Barat, dan apa jawabannya?
Ga tau! Ga ada yang tau siapa itu Adam Young!
Abis itu gue tanya lagi "Kalo Owl City?"
Temen-temen gue jawab, "Tau itu mah, yang nyanyi suaranya bagus banget"

Gue tekankan disini, Owl City itu adalah salah satu proyek Adam Young. Dan siapa yang nyanyi di Owl City?  Adam Young! Yang suaranya selembut beludu sambil maen piano di Vanilla Twilight? Adam Young!
(ini kenapa jadi ngajak ribut ya?)

Tapi seriusan, gue SUKA banget sama Adam. Bukan cuma Owl City yang gue suka, tapi semua proyek-nya dia, kaya Port Blue, Sky Sailling, Swimming With Dolphins,Windsor Airlift, Insect Airport, Seagull Orchestra, Dolphin Park.

Semuanya itu keren. Banget.

Menurut gue Adam itu kreatif, multi-instrumentalist (bayangin aja, dia bisa maen gitar, drum, piano, saxophone, harmonika, sekaligus yang mengangkat genre Electronica Pop), terus ganteng, dan yang jadi alasan paling utama adalah... suaranya itu loh... lembuuuuttt banget!! Suer tekewer-kewer!! Bagus banget!

Gue udah jadi fans Adam Young sejak dia masih sama-sama Swimming With Dolphins (2008, bikinnya sama Austin Tofte, ganteng juga orangnya). Saat itu gue udah denger suara Adam dan langsung pingsan ditempat. Asli, keren banget!

Awalnya gue lagi searching lagu-lagu gitu di internet, dan gue nge-klik "Saran" yang ada disamping MixPod playlist gue. Gue baca-baca, akhirnya gue tertarik sama Swimming With Dolphins. Gue tertarik gara-gara judul lagunya keren-keren. Ampe sekarang, Adam kalo bikin lagu pasti ada ciri khasnya.
Nih ya, gue tulisin beberapa judul lagunya..

(Swimming With Dolphins)
- Silhouttes
- Sunset, 1989
- Up in The Stars
(Port Blue)
-City of Safe Harbours
(Sky Sailing)
-Brielle
(Owl City)
- Vanilla Twilight
- Hospital Flowers
- Fireflies
- The Saltwater Room
- Dream Don't Turn to Dust
- Hello Seattle
- dll

Bisa dilihat kan? Gatau kenapa, ngeliat judul lagu-lagu diatas ini, gue ngerasa... Adam Young banget! Ini udah jadi ciri khas dia, ada kata-kata yang berhubungan sama lingkungan, binatang, ato sebangsanya.. Padahal cerita lagu itu gaada alam-alam-an sama sekali! Yang ada cinta-cinta-an..
Keren...

Terus ini lirik yang paling gue suka: Vanilla Twilight.. Unyu maksimal, kawan.
Apalagi bait yang ini
"The silent isn't so bad, 
till I look at my hands and feel sad. 
Cause the spaces between my fingers are right with yours. 
Fit Perfectly"

Unyu banget kan??

Trus, pemirsah, Taylor Swift —tau kan? Penyanyi country yang kaya barbie dan cantiknya ga manusiawi itu.. Yang mirip gue.. *ditimpuk Swifties* (maaf, saya juga Swifties)— pernah bikin lagu buat Adam!! Judulnya Enchanted! Dan tau apa? Lagu itu dibales ama Adam!
Jadi di album 'Speak Now'-nya Tay, ada lagu yang berjudul "Enchanted". Di semua  album Tay, terdapat "Message Behind Songs", jadi kaya teka-teki gitu. Di lirik lagu-lagu tersebut, ada huruf yang di kapital-kan. Dan tau apa yang "Message Behind" Enchanted? A-D-A-M!!
A-D-A-M!!!!
*sengaja diulang biar dramatis

A pertama ada di kata "All I can say is it was enchanting to meet you "
D ada di " 2 am who Do you love?"
A kedua ada di "As i was leaving too soon"
M ada di " i was enchanting to Meet you"

Sesuatu banget kan?

Terus ada kata "Wonderstruck" di bait chorus Enchanted, selidik punya selidik, Adam itu sering ngomong "Wonderstruck", di blog-nya Adam aja ada 2 postingan yang pake kata "Wonderstruck"! Ini berarti, Tay adalah pembaca blog-nya Adam! (kata Wonderstruck juga dibikin Tay jadi nama parfumnya dia)
Kurang  bukti apalagi coba.

Nih, gue tambah bukti kalo mereka berdua itu saling wonderstruck
(Lirik Enchanted Tay + balesan Adam)

Tay:
"All I can say is I was, enchanting to meet you"

Adam: 
"All, I can say is I was, enchanting to meet you, too"

Belom puas? Ini sih belom apa-apa.. Liat yang satu ini.

Tay:
"Please don't be in love with someone else.
 Please don't have somebody waiting on you"

Adam:
"I was never in love with someone else.
I never have somebody waiting on me.
Cause you were all of my dreams come true.
And I just wish you knew, Taylor I was so in love with you"

Liat pemirsah!! Adam nyebutin nama Taylor!! Ada namanya!! 
*megap-megap*

Nih ada foto-fotonya...
Keliatan seneng banget ya mereka berdua?



Kalo ini editan fans





'Surat Cinta' Adam buat Tay
Kalian tau ini apa?? Ini adalah SURAT CINTA yang ditulis Adam buat Tay! Dia nulis ini di blog Owl City!!
Kenapa ga jadian aja sih??

Like, please Taylor, open your eyes, YOUR man is right here, reply your song. Go for it!
-Sarah Mumbunan, Swifties. ;)

"Once there was an ugly barnacle. He was so ugly that everyone died. The end."
-Patrick Star
(in Owl City's blog)


I wrote "Enchanted" about a guy who I was enchanted to meet, obviously.
He was somebody that I had talked to a couple of times on email, and then I was in New York
and went to meet him.
I remember just the whole way home thinking, "I hope he's not in love with somebody."
It was just wonderful, that feeling.
Like, "Oh my gosh. Who's he with? Does he like me? Does he like somebody else? What does it mean?"
I got home and he had emailed me and said something like,
"Sorry I was so quiet. I was just wonderstruck meeting you."
And so I incorporated the word wonderstruck, into the song as a, "Hey this one's sorta for you."
-Taylor Swift



Read this!
Note for Taylor in Owl City's blog!
About Taylor?

Bio:
Nama Lengkap             :  Adam Randal Young
Tempat, Tanggal Lahir   :  Owatonna, Minesotta, US, 5 Juli 1986


Lampung!!!

Baru2baru ini gue pergi ke Lampung buat tes sekolah disana. Ceritanya gue pengen ngelanjutin sekolah di Semarang, tapi tes-nya dilaksanakan di Lampung. Ribet yak? Intinya, gue pengen sekolah di luar Jakarta gitu deh..
Gue milih tes di Lampung karna, well, ada sodara gue yang juga pengen sekolah di Semarang, tapi tinggalnya di Lampung. Jadi gue ku Lampung deh biar ada temennya...

Ini ada foto2nya...
Saat-saat menegangkan
Soalnya sih gampang-gampang, tapi lawannya ga ada yang gampang.
Gue tambah tegang.
Kecil amat ya? -,-"
Ini foto abis tes, panitia-nya narsis juga ternyata.

Pulang dari tempat tes, gue langsung capcus ke Pantai Pasir Putih, gue pengen beli cumi disono. Gila, itu cumi baru di'angkat' dari laut langsung dijual! Beneran, baru di'angkat'!
Jadi nelayannya ngangkut cumi dan ikan-ikan lainnya, terus langsung dibawa lari kepasar, dan letak pasarnya itu ada di depan laut. Bayangin betapa bau ikannya gue saat itu...

Abis itu sodara gue, Yermy, yang juga ikutan tes didatengin segerombolan temennya. Mereka pengen ujian praktek seni musik gitu. Kalo diinget-inget sama kaya gue. Bedanya kalo dia nyanyi lagunya Ello yang menurut gue keren banget, gue nyanyi lagu "Kuch Kuch Hota Hai" sambil muter-muter didepan kelas. Coba aja saat itu sedang hujan ato ga ada angin gede, pasti gue udah syuting film India. 




Ya, begitulah cerita gue saat ini. Tunggu posting-an selanjutnya, gue bakalan nge-post lanjutan FF "Always There".
Wassalam


Kedonn







Wednesday, April 18, 2012

Kehilangan Pulpen Bisa Menyebabkan Kematian

Posting-an terakhir gue itu tentang kata-kata 'bijak' yang dilontarkan teman-teman gue. Mereka baca posting-an tersebut, terus budak temen gue yang namanya Rifqy  (Itu loh, anak aneh yang sering gue bahas disini) minta quotes lainnya yang dia ciptain di post. Tapi karna menurut gue gaada yang menarik, ga gue posting lagi. Sampai suatu pagi yang cerah di sekolah, dia menghampiri gue yang lagi kebingungan nyari pulpen gue yang ilang.
Trus dia bilang gini..
"Hayuluh, Kedonn, bentar lagi mati luh"
Gue yang bingung cuma bisa garuk-garuk pala sambil bilang "Emang kenapa?"
Dia menjawab "Abis pulpen lu ilang"
"Apa hubungannya pulpen ilang sama akhir hayat gue?"
Dia menjawab "Lu sadar ga sih, kalo pulpen lu ilang, ntar gaada tugas trus diomelin guru gara2 ga ngerjain peer, trus ga lulus, trus ga dapet kerja, ga dapet kerja sama aja ga ada duit, trus ga makan, gara2 ga makan jadi kurus dan jelek, kalo udah jelek ga dapet pasangan hidup, trus ntar depresi, akhirnya bunuh diri.,"

Mendengar penjelasan panjang kali lebar kali tinggi anak satu ini membuat gue seakan tersadar. Bukan, bukan tersadar karena teori bodohnya, tapi tersadar karena gue udah salah pilih temen.

Thursday, April 12, 2012

Quotes by my friends

"Ngambil bangunan, jadi kuli.
 Ngambil Jasaboga, jadi tukang warteg.
 Ngambil Otomotif, jadi tukang bengkel.
 Ngambil tata busana, jadi tukang jahit.
 Ngambil akutansi, korupsi.
 Ngambil komputer, jadi Op warnet. Susah emang milih jurusan SMK"
-Rifqy Aufa, anak galau yang (mem)bingung(kan).

"Naek metromini, tabrakan.
 Naek angkot, diperkosa.
 Naek sepeda, dilindes metromini.
 Naek mobil pribadi, ngelindes orang.
 Naek pesawat, jatoh dilaut, mayatnya ilang.
 Naek kapal laut, jatuh cinta sama cewe kaya yang satu kapal, trus pacaran di ujung kapal, trus kapalnya   nabrak karang laut, trus mati tenggelem."
-Faisal Almaaz, anak yang sama (mem)bingung(kan)nya dengan Rifqy

"Gua ganteng, yah?"
-Amir Firdaus, anak yang lebih (mem)bingung(kan)

Sungguh malang senang gue punya temen kaya mereka..

Monday, April 9, 2012

Happy Easter!!!

Hampir aja gue lupa punya blog.

Gue balik lagi!! Ya, blogger yang nista ini kembali menghantui dunia maya!!
Sumpah 15 hari ga nge-blog rasanya kaya... ya kaya 15 hari ga nge-blog -,-
*bersihin sarang laba-laba*

Well, di posting-an gue setelah berabad-abad ga nge-posting, gue cuman pengen bilang Happy Easter bagi yang merayakannya, sekaligus berbagi keseharian gue yang emang nggak penting.

Gue mau cerita tentang Angry Birds. Emang sih, app ini udah ada di iPhone sejak 2011, tapi gue baru aja kecanduan dalam permainan satu ini. Sumpah, awalnya gue rada aneh ngeliat adek gue yang kedua beserta om gue SERIIIIIING banget maen itu game. Secara, pas gue ngeliat adek gue maen sekilas, kelihatannya itu game aneh yag cuman bisa ngelempar-lempar burung warna-warni ke arah babi warna ijo gitu.

Dan semuanya berawal semenjak percakapan dengan Bobby, adek gue yang satu ini..
Gue : "De, coba dong, Kakak maenin"
Bobby : "Ah, enggak ah, ntar aku kalah lagi. Aku kan lagi gede-gedean skor sama Oom Boy"
Gue : "Udah sih, sana kamu main yang lain aja"
Bobby : "Enggak ah, Kak"
   Gue yang mulai kesel dan memutuskan untuk memakai trik jitu.
Gue : "Jangan sampe gue bilangin ke Mama kalo kamu punya pacar yah..."
Bobby : "Jangan, Kak!"
Gue : "Ma... Mama.."
Bobby : "Kakakk..."

Adek gue masang tampang bete, tapi langsung membiarkan gue membuka game itu. Namanya juga baru pertama kali maen, udah seperti gue duga, skor gue kalah dari adek gue.. --''

Ini agak memalukan, gue sebagai siswa paling bodoh terkenal di sekolah, ga terima kalo skor gue kalah (apa hubungannya yah?)
Akhirnya, dengan mempertaruhkan harga diri, gue tetep keukeuh maen sampe akhirnya skor adek gue dibawah gue..!!! \\^o^//

Bagaimana adikku, kau mmang hebat, tapi jika aku turun tangan, jangan harap!!

Unyu maksimal

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket