Sunday, December 29, 2013

Ehhmm... Should I say more sorry?

Halo. *nyengir lima jari*

Hell yeah, just wanna say Merry Christmas 2013 and Happy New Year 2014. Keep strong, better, and make happiness all over your life.

Gue udah BERBULAN-BULAN ngga update, dan itu bukan hal yg bisa dengan mudah dimaklumi. Mengingat gue udah pindah sekolah dan tidak sesibuk sebelumnya. Ini sepenuhnya adalah faktor kemalasan saya membuka blog dan bingung apa-yang-harus-ditulis-setelah-berbulan-bulan.

Still, just wanna say I'm happy with my life now.

I really do.

Hugs and butterflies kisses,
Kedonn~

Wednesday, June 12, 2013

Hayden Patrol Malfoy (Dramione)



"Nghhh!" Teriakan tertahan menggema diruangan putih itu, seorang wanita bersurai coklat bergelombang (yang biasanya tertata rapi, tapi tidak sekarang) itu terus berusaha walaupun rasanya sudah tidak ada tenaga.

"Bagus, Hermione! Sedikit lagi!" Seru Cho Chang, dokter muda sekaligus teman Hermione Jane Malfoy nama wanita yang sedang diantara hidup dan mati itu semasa di Hogwarts itu terus menyemangati.

"Ayo, Mione! Kau bisa!" Sesosok pria berambut platina acak-acakan tengah menggenggam tangan istrinya, Hermione. Draco Lucius Malfoy mengernyit sakit ketika dirasanya cengkraman tangan istrinya terlalu kencang.

"Nghhhh! Hah...hah...hah..." Mrs. Malfoy itu terengah-engah, tinggal sedikit lagi.

"Hyaaa! FERRET PIRANG SIALAN!!!!!!! APA YANG KAU MASUKAN KE PERUTKU?!!!!!" Teriaknya penuh perasaan sambil menjambak rambut pirang terang kebanggaan suaminya.

"Argh! Hermione!" Keluh Draco merasa perih dikepalanya setelah menerima jambakan maut istrinya.

Bersamaan, terdengar tangisan bayi dari bawah sana.

"Selamat Hermione, Draco, anak kalian laki-laki!" Seru Cho Chang kegirangan, dia berlalu memandikan bayi mungil itu.

"Laki-laki lagi ya? Kukira akan perempuan..." Gumam Draco.

"Bukankah bagus? Scorpius akan senang punya teman bermain." Sahut Hermione. Kekehan terdengan dari kepala keluarga Malfoy ini, "Kurasa begitu."

"Draco, Hermione, anak kalian..." Cho Chang menyerahkan sebuah, eh, seorang bayi ke Hermione.

"Kau kuat? Biar aku saja." Kata Draco khawatir. Biar bagaimanapun wanita ini baru saja mengeluarkan tenaga yang banyak sekali.

"Tidak apa, Drake." Gumam Hermione sambil tersenyum simpul menatap bayinya.

"Jadi siapa namanya?" Tanya Hermione.

"Hayden. Hayden Patrol Malfoy." 


.


.


Fluff super singkat pelepas stress. Sebenernya nama anak Draco itu Scorpius, tapi di suatu malam, gue bermimpi ngeliat Draco ngegendong seorang anak bayi terus diatas anak itu ada papan nama bertuliskan "Hayden Patrol Malfoy". Yah, biarpun ini Dramione sih, agak melenceng dari cerita yang dibikin sama bunda J.K. Rowling. Tapi bodoamat lah, gua kan sukanya sama Dramione, bukan Draco-Astoria... *angkat bahu* #gampared

Tallyho,

Kedonn

All Too Well - Taylor Swift (Translated Lyrics)



All Too Well

I walked through the door with you, the air was cold
Aku berjalan melewati pintu bersamamu, udaranya terasa dingin
But something about it felt like home somehow.
Tapi justru karena itu, entah bagaimana, rasanya seperti rumah bagiku.
And I left my scarf there at your sister's house
Dan aku meninggalkan syalku di rumah kakakmu.
And you still got it in your drawer even now.
Dan kau masih menyimpannya, bahkan sampai sekarang.

Oh, your sweet disposition and my wide-eyed gaze
Mengingat kata-kata manismu dan aku terbelalak menatapnya
We're singing in the car, getting lost Upstate
Kita bernyanyi didalam mobil, berpetualang.
Autumn leaves falling down like pieces into place
Daun-daun musim gugur berjatuhan, saling menutupi seperti puzzle
And I can picture it after all these days
Dan aku masih bisa membayangkan semuanya setelah hari-hari berat kita

And I know it's long gone
Dan aku tahu semuanya sudah lama hilang
And that magic's not here no more
Sihirnya sudah hilang
And I might be okay
Mungkin aku baik-baik saja
But I'm not fine at all
Tapi sebenarnya tidak

'Cause there we are again on that little town street.
Karena disinilah kita, di tengah jalan kota kecil itu
You almost ran the red 'cause you were lookin' over at me.
Kau tersipu karena melihatku.
Wind in my hair, I was there, I remember it all too well.
Angin meniup rambutku, aku disana, aku mengingat semuanya dengan baik

Photo album on the counter, your cheeks were turning red
Album fotomu terletak begitu saja, pipimu merona malu
You used to be a little kid with glasses in a twin sized bed
Kau ternyata dulunya anak kecil dengan kacamata, tertidur di ranjang ukuran kembar.
And your mother's telling stories about you on the tee ball team
Dan Ibumu menceritakan cerita tentang kau dan tim bisbolmu
You taught me about your past, thinking your future was me.
Kau mengajarkan kepadaku tentang masa lalumu, kau pikir masa depanmu aku.

And I know it's long gone
Dan itu semua sudah lama hilang
And there was nothing else I could do
Dan tidak ada yang bisa aku lakukan
And I forget about you long enough
Dan aku melupakanmu cukup lama
To forget why I needed to...
Untuk melupakan kenapa aku harus melupakanmu

'Cause there we are again, in the middle of the night
Karena disinilah kita lagi, terjaga tengah malam
We're dancing 'round the kitchen in the refrigerator light
Kita menari di dapur dengan penerangan lampu kulkas
Down the stairs, I was there, I remember it all too well, yeah
Turun dari tangga, aku disana, aku mengingat semuanya dengan baik

Baby we got lost in translation, maybe I asked for too much
Baby, kita salah paham, mungkin aku terlalu banyak meminta
But maybe this thing was a masterpiece till you tore it all up
Atau mungkin sebenarnya hubungan kita adalah sebuah mahakarya sampai kau merusaknya
Running scared, I was there, I remember it all too well
Berlari ketakutan, aku disana, aku mengingat semuanya dengan baik
And you call me up again just to break me like a promise
Dan kau memanggilku lagi hanya untuk mematahkanku, seperti janji yang dulu
So casually cruel in the name of being honest
Dengan santainya bersumpah bahwa kau jujur
I'm a crumpled up piece of paper lying here
Aku adalah selembar kertas yang rusak
'Cause I remember it all, all, all... too well
Hanya karena aku mengingat semuanya, semuanya, dengan baik

Time won't fly, it's like I'm paralyzed by it
Waktu tidak akan hilang begitu saja, rasanya aku terhipnotis akan itu
I'd like to be my old self again, but I'm still trying to find it
Aku ingin menjadi diriku yang dulu, tapi aku masih mencari caranya
After plaid shirt days and nights when you made me your own
Setelah hari ketika kau membuatkanku kaos yang persis seperti milikmu
Now you mail back my things and I walk home alone
Sekarang kau mengirim kembali semua barang-barangku dan aku berjalan sendirian menuju rumah

But you keep my old scarf from that very first week
Tapi kau menyimpan syal lamaku sejak minggu pertama itu
'Cause it reminds you of innocence and it smells like me
Karena itu mengingatkan atas kepolosan dan aromaku masih menempel disana
You can't get rid of it 'cause you remember it all too well, yeah
Kau tidak bisa menyingkirkannya, karena kau mengingat semuanya dengan baik

'Cause there we are again, when I loved you so
Disana lah kita lagi, saat aku sangat mencintaimu
Back before you lost the one real thing you've ever known
Kembali ke saat sebelum kau kehilangan satu-satunya hal yang kau kenal
It was rare, I was there, I remember it all too well
Ini langka, aku disana, aku mengingat semuanya dengan baik

Wind in my hair, you were there, you remember it all
Angin meniup rambutku, kau disana, kau mengingat semuanya
Down the stairs, you were there, you remember it all
Menuruni tangga, kau disana, kau mengingat semuanya
It was rare, I was there, I remember it all too well
Ini langka, aku disana, aku mengingat semuanya dengan sangat baik

Halo, Dunia!

Apa kabar? Setelah berbulan-bulan (tolong tekankan kata berbulan-bulan), gue kembali. yah, setelah dapet waktu yang pas diantara jadwal yang nista serta berjuang mengunjungi warnet yang jauh (tolong tekankan kata jauh) dari rumah, gue ngepost sesuatu yang baru. Betapa gue merindukan dunia tulis menulis... :(

Iya, selain gue ilang dari blog, gue juga ilang dari situs fanfiction. Gue udah ga pernah update apapun setelah om gue dengan nistanya mencabut semua koneksi internet di rumah.

So, still I can't promise I will update my stories. My head being kinda mussy right now, I try to remember all of the lyrics, stories, and anything that just popped out from my head. Oh, iya, ada lirik lagu Taylor Swift yang udah gue translate dan akan segera gue update setelah ini, asli itu lagu galau banget.

Terakhir, gue mau bilang selamat untuk Taylor Swift atas album baru dan world tour Red. Welcome untuk para Dramione Shippers yang ada di Indonesia. Dan selamat menunggu postingan gue yang entah apa (tolong tekankan kata entah apa) dan entah kapan (tolong tekankan kata entah kapan).

Tallyho,

Kedonn

Monday, March 4, 2013

49's Primadona

Oke, percuma gua mau minta maap sebanyak apapun. karena mau sebanyak apapun gue minta maap, gue tetep gabisa posting dengan jadwal baik dan benar.

Gila.

Jadwal sekolah gila.

Pulang sekolah jam 3, Selasa ada les Bahasa Inggris, belom lagi untuk yang agamanya Islam, tiap hari Kamis ada jadwal ngaji gituu....

Tepuk tangan untuk sekolah.

But, thus, gue pen laporan soal sekolah baru ini (atau lebih tepatnya sekolah lama, karena udah setengah taun lebih gue sekolah disini, tapi gapernah sekalipun nge-post). Bukan soal sekolah juga sih... Lebih ke temen-temennya.

Seperti biasa, tak kenal maka tak kenal. Makanya kenalan dulu.

First, Tikah Sucilawati,

Ini tumben-tumbennya poto dia bener.

Makhluk paling ajaib diantara temen-temen gue yang lain. Pernah maskeran pake bedak Herocyn? Tanya Tikah, dia dewanya.

Then, Rosita...

Imut kan?

Iya, jangan tanya nama panjangnya siapa, itu udah Rosita. Titik. Panggilannya? Oci. Titik
Oci bisa dibilang seorang wirausahawan. Dia sedang membanting tulang untuk beli kacamata dan mempertahankan behelnya. Dia sedang berdagang. Dagang apa?

Milo gosok.

Iya, Milo. Milo digosok pake setrikaan. Yang sekali gigit bisa bikin elu harus operasi impaksi secepatnya. Aneh sih, tapi enak. Menurut gue ini adalah salah satu kreatifitas anak bangsa. Luar biasa.

Meity Hastika.

Poto monster, katanya.

Cewe paling cacingan diantara semuanya. Tiap lagi senam atau denger lagu yang beatnya asik, dia pasti ngibasin tangannya ke udara. Entah apa maksudnya, cuma dia dan Tuhan yang tau..

Siti Nurhannah...




Dia biasa dipanggil Nung, tapi setelah dia bersekolah di 49, panggilannya berubah jadi Nung Topan. Ketika gue ngetik postingan ini (yang dimana gue minjem notebooknya Nung), dia sedang berpelukan sambil berputar-putar didepan kelas bareng Tikah. Sampe salah satu temen gue, Nuzul, nyeletuk "Lu kaya orang India berdua..."

-,-"

Salah satu trademark yang dia ciptakan adalah; ngomong sambil nunjuk-nunjuk keatas. Dia punya gaya layaknya Bung Karno.

Nuzul Dyah Andiyani.



Panggil aja Nuzul, ato Panjul, ato siapa kek suka-suka. Diantara temen-temen yang lain, dia bisa dibilang... unik. Entahlah, dia beda sendiri deh pokoknya.

Bingung temen gue cewe semua? Gue juga sih... Tapi itu bisa disebut wajar mengingat di seluruh sekolah cowonya cuma ada 19. Di kelas gue bahkan cuma sebiji doang.

Iya...

Sebiji.

Entah dia lagi sial, entah rejeki dia.

Oke, tallyho.

-Kedonn

Unyu maksimal

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket