Hal-hal penting yang harus ada di dalam sinetron beserta karakternya!!!
Hal-Hal Penting Yang Harus Ada Di Sinetron
Untuk kamu-kamu para calon penulis/produser/sutradara sinetron di masa depan. Ayo disimak !
1. Judul yang Catchy
Judul harus catchy supaya para calon penonton bakal tertarik buat nonton sinetron kamu. Judul bisa berupa :
Sebuah Kata + Imbuhan
Contoh: Tersanjung, Terpikat.
Kamu bisa bikin: Tenggelam atau Tersungkur
Nama dari Si Tokoh Utama
Contoh: Intan, Nikita, Olivia.
Kamu bisa bikin : Laquisha (tokoh utama cewe ghetto), atau K’ehleyr (Tokoh utama cewe Klingon). Ini bisa di improvisasi dgn menambahkan Cinta sebelum nama tokoh utama, seperti Cinta Fitri, Cinta Bunga, dan Cinta Nia.
Kalimat yang Merupakan Tema Sinetron Tersebut
Contoh : Putri yang Ditukar, Bunga di tepi jalan.
Kamu bisa bikin : Rumput yang bergoyang atau Cincin yang nggak muat.
Ungkapan Bahasa Gaul
Contoh: Sumpah Gue Sayang Elo, Patah hati? Capek Dech.
Kamu bisa bikin : Pacar lo buat gue aja ya, Ciyn! Selain dari itu, masih banyak nama-nama unik lain yang bisa kamu gunakan. Bebaskan imajinasimu, jangan biarkan kreativitasmu terkekang !
2. Peran Protagonis
Pemeran protagonis adalah tokoh-tokoh utama dari cerita kamu. Mereka harus terdiri dari:
Tokoh Utama Diutamakan Seorang Cewek
Dia harus cantik, rambutnya panjang, umurnya antara 18-24. Jangan yang ketuaan. Tokoh utama ini nanti disesuaikan sama judul sinetron kamu. Cari yang punya kemampuan menangis dan menye-menye kelas dunia, soalnya kebanyakan tokoh utama sinetron kan ceritanya hidupnya menderita. Tokoh utama ini selalu terlihat sehat, sampai nanti tiba-tiba di tengah-tengah season 5, dia di diagnosa dengan penyankit leukimia atau kanker apa gitu deh yang keren. Abis itu tiba-tiba dia jadi lemah dan tak berdaya.
Love Interest dari Si Tokoh Utama
Yaitu cowok yang sepantaran atau lebih tua sedikit. Ganteng, tinggi, gede, sporty, mobilnya BMW convertible dan di utamakan yang mukanya Indo. Kalo mau pake yang pribumi juga boleh, tapi penonton kan biasanya lebih suka yang indo-indo gitu.
Sahabat si Tokoh Utama
Ini bebas lah, biasanya cewek. Perannya adalah temen senasib sepenanggungan. Kalo si tokoh utama lagi apes, biasanya dia juga kena walaupun tingkat keapesannya nggak sama. Cowok juga boleh kalo kamu mau buat cerita semacam romantic comedy yg si cewe ngejar cowo idolanya, nggak dapet, terus sadar ternyata dia cinta sama sahabat cowonya. Standar lah.
Tokoh Banci
Ini juga nggak kalah penting. Si banci ini berperan sebagai comic relief yang omongannya nyinyir. Makin ngeselin si banci, makin bagus. Keempat tokoh diatas musti jadi inti dari geng protagonis. Boleh ditambahin beberapa orang, misalnya si tokoh utama sahabatnya ada 2, terus si love interest juga punya sohib/bro-nya dia.
3. Peran Antagonis
Buat apa ada jagoan kalo nggak ada musuhnya? Fungsi dari peran-peran antagonis ini adalah menghalang-halangi para protagonis untuk mencapai tujuannya, membuat hidup mereka sengsara, dan yang paling penting adalah menciptakan drama. Kalo nggak ada drama, mana bisa dijual sinetronnya. Peran-peran antagonis biasanya berbentuk:
Bos Antagonis
Tokoh ini adalah tokoh penjahat utama. Biasanya dia mengambil wujud sebagai seorang Ibu Tiri. Sungguh tipikal ya? Tapi memang ibu tiri selalu terkenal jahat, dari jaman Cinderella, Hansel dan Gretel sampai ke Bidadari. Terus, ini tugasnya ngapain? Ya berbuat jahat aja gitu, bikin susah hidupnya si tokoh utama and the gang dengan berbagai cara.
Antagonis VP
Ini adalah wakil dari si Bos Antagonis. Kalo bosnya ibu tiri, VP-nya biasanya si anak kandungnya. Tugasnya nggak beda jauh dari si bos, membuat hidup tokoh utama susah dan menderita, tapi level jahatnya masih dibawah si bos. Contohnya, kalo si anaknya mungkin cuma naro kecoa di dalem tasnya tokoh utama, si ibu tiri nyembunyiin buaya dibawah tempat tidur tokoh utama, dengan harapan tokoh utama dimakan hidup-hidup.
Kroco
Mereka ini para pengikut setia dari aliran antagonis. Mereka adalah anak buah Bos dan Tangan kanannya yang patuh dan setia. Biasanya mereka mengambil wujud sebagai pembantu atau temen-temennya si tangan kanan. Mereka sebenernya bodoh, soalnya mereka biasanya cuma ngikutin perintah doang. Itu pun suka salah-salah, dan akhirnya malah jadi senjata makan tuan. Kalo di film Power Rangers, ini pasukan bertopeng anak buahnya Lord Zedd yg sekali gebuk kalah, tapi tetep aja setiap episode muncul. Sebagai seorang pembuat sinetron, kamu harus kreatif. Kamu nggak boleh terkekang sama peraturan yang udah ada. Coba kamu eksperimen, misalnya bos antagonis-nya ada 2, Ibu tiri sama Ibu kos yang galak gitu. Wuih pasti drama banget tuh.
4. Peran-peran Tambahan
Ini standart polisi preman. Mereka ini adalah peran-peran yang perlu ada dalam cerita, tapi munculnya kadang-kadang aja kalau diperluin. Seperti Tuxedo Bertopeng di Sailormoon atau Ikki Phoenix di Saint Saiya.
Pelindung
Tokoh pelindung ini biasanya memiliki otoritas dan pengaruh paling besar dalam lingkungan kehidupan si tokoh utama. Bahkan para peran antagonis pun segan dan tunduk sama dia. Cuma sayangnya, si Pelindung ini biasanya sibuk (entah ngapain), jadi nggak bisa tiap hari ada buat ngelindungin si tokoh utama. Contoh perannya adalah bapak kandung dari si tokoh utama, tapi sering dinas keluar kota. Biasanya dia akan muncul di saat-saat genting, dimana si tokoh utama sepertinya udah nggak bakal selamat lagi.
Tokoh Spiritual
Tokoh spiritual ini juga munculnya kadang-kadang aja, tugasnya adalah memberikan wejangan, nasihat dan kadang-kadang menjadi tempat mengadu untuk si tokoh utama. Misalnya si tokoh utama abis dicambuk sama bos antagonis. Terus tokoh utama pun kabur dan nangis ditengah jalan. Abis itu dia ketemu sama tokoh spiritual yang mengajarkan dia untuk sabar, dan semua pasti ada balasannya. Terus si tokoh utama disuruh berdoa pake voice-over di ruangan gelap yang tengah-tengahnya ada spotlight sambil nangis-nangis.
Polisi / Dokter
Tak jarang dalam sinetron ada kemunculan 2 tokoh ini. Polisi biasanya muncul abis si peran antagonis melakukan tindakan ilegal dan mau kabur. Sang polisi pun dengan ekspresi yang (kurang) meyakinkan, akan teriak “BERHENTI !” tapi si antagonis masih lari. Setelah itu, karena tak ada pilihan lain, sang polisi pun mengambil pistolnya dan menembakkannya entah ke arah mana. Karena pelurunya ajaib, pasti si antagonis bakal kena tembak di kakinya, lalu digiring ke penjara. Kalo dokter biasanya muncul buat menyampaikan kabar buruk, tentunya dengan ekspresi yang (kurang) meyakinkan. Dokter akan muncul kalo operasinya nggak berhasil/ada yang kena kanker/penyakitnya udah nggak ketolong lagi. Dialognya pasti dimulai dengan “Kami sudah berusaha sekuat tenaga…”
Pemeran Utama Baru
Tidak jarang, cerita sinetron mengharuskan si tokoh utama untuk mengubah penampilannya secara drastis. Mungkin karena kecelakaan atau disiram air keras sama bos antagonis, wajah tokoh utama harus di operasi plastik, sehingga wajahnya berubah total. Kebanyakan artis sinetron nggak mau di operasi sampe wajahnya berubah total, untuk mensiasati hal ini, kamu perlu pemeran utama baru untuk menggantikan pemeran utama yang lama.
5. Musik
Tanpa musik, sinetron kamu akan seperti sop tanpa kuah. Nah, makanya kamu perlu banyak kuah eh musik supaya sinetron kamu nikmat ditonton. Ingatlah supaya di semua adegan ada musiknya, boleh lagu full, atau suara dentingan simbal yang simpel. Dan jangan lupa untuk selalu memasukkan sound effect di setiap adegan. Dari yang besar seperti suara gledek di waktu hujan, sampai yang kecil seperti suara langkah kaki.
Selain itu, kamu juga perlu sebuah Original Soundtrack. Untuk ini kamu bisa mencari band yang lagi naik daun, menyuruh mereka untuk menciptakan dan memainkan lagu yang judulnya sama persis sama judul sinetron kamu. Nanti lagu ini bakal dipasang pas sinetron kamu mulai. Eh, atau bisa juga kebalikannya sih. Cari band yang udah terkenal, beli royalti lagunya yang paling ngetop, terus bikin judul sinetron berdasarkan lagu mereka itu.
6. Properti
Properti dalam sinetron adalah benda-benda pendukung. Contohnya: rumah, mobil, pakaian dan aksesoris para pemain, dll. Syaratnya cuma 1 : “Makin terlihat mahal, semakin bagus” Nggak apa-apa kalo mau mau hemat pake barang KW, yang penting pas di shooting keliatan kalo itu barang mahal. Rumah musti gede, mewah, 2 lantai, dan ada pilarnya. Mobil juga mobil mewah lah ya. Minimal mobil menteri ato yang Convertible gitu.
7. Slow Motion dan Musik Dramatis
Kedua hal ini satu paket yang tidak boleh terpisahkan dan adalah salah satu elemen paling penting dalam sinetron. Semua adegan-adegan penting dalam sinetron, selalu dilakukan dalam slow motion plus dengan musik dramatis. Ketika si C ternyata adalah bapak dari bayi yang dikandung oleh si A, ketika tokoh utama ditabrak mobil dan terluka parah, atau ketika para peran antagonis sedang membuat rencana baru, semua harus disajikan dalam slow motion plus musik dramatis. Kenapa? Karena dengan penyajian seperti ini, bisa membuat adegan itu terasa 100 juta kali lebih serius dan dramatis.
Bahkan adegan yang biasa aja, kalo disajikan dengan slow motion plus musik dramatis akan terasa beda. Coba deh kamu rekam tukang bubur ayam lagi nuang bubur ke mangkok, terus kamu nonton slow motion sambil denger musik dramatis. UOGH ! Mantap sensasinya bung! Selain itu slow motion juga bisa nambah-nambahin durasi. Lumayan lah.
8. Ngomong Sendiri
Ngomong sendiri adalah hal yang sungguh penting untuk digunakan ketika kamu mau menjelaskan apa yang sedang ada di pikiran karakter sinetron kamu. Ngomong sendiri ini bisa digunakan di berbagai macam kesempatan, misalnya ketika si karakter jahat lagi menyusun rencana jahat baru atau ketika si karakter baik lagi mempertanyakan suatu kejanggalan yang baru saja dia lihat. Gak realistis? Siapa bilang! Ada banyak gitu orang yang suka ngomong sendiri. Biasanya mereka ada di jalanan trus bugil gitu.
Nah begitulah kira-kira panduan dari MBDC. Ada satu kalimat bijak yang bisa kamu jadikan pegangan kalo mau membuat sinetron:
Inti dari sinetron adalah cerita yang bisa ditulis dalam satu kalimat, tapi halangannya 200 episode.
------------------------------------
Karakter Dalam Sinetron
Di bawah ini adalah beberapa rumus pengkarakteran yang nampaknya sudah menjadi standarisasi pada (semua) sinetron Indonesia.
1. Orang Kaya
Kalau bapak-bapak biasanya pake jas berdasi, rambutnya disisir rapih/klimis terus naik mobilnya kalau nggak Jaguar atau Mercedes Benz E class paling banter yang New Eyes. Kalau ibu-ibu biasanya pake baju dan tas branded dan aksesoris berlebih yang menunjukkan dia berlimpah harta. Terus untuk memberi kesan “matang” atau “tua”, rambut samping diatas kuping dan kumis disemir putih. Ala Koes Hendratmo. Mau yang main Cut Tari apa Wulan Guritno kek, kalo di sanggul terus dikasih semir putih = ibu2 yang anaknya udah sma. Ibu-ibu ini mungkin sedang mengandung seorang anak SMA
2. Orang Miskin
Kalau ibu-ibu biasanya bajunya daster terus kerjaannya kalau nggak tukang gado-gado, tukang jahit atau sejenisnya. Rambutnya disanggul atau dibiarkan terurai. Kalau bapak-bapak biasanya pake sarung sama kaos oblong, minumnya teh manis.
3. Anak sekolah gaul
Baju SMU yang kecil dengan rok agak ketat dan pendek. Kaos kaki berwarna warni dengan aksesoris rambut yang berwarna warni juga. Lengannya digulung sedikit terus kalau anak orang kaya biasanya ke sekolah naik mobil BMW.
4. Anak sekolah kutu buku
Baju kedodoran, rambut klimis belah pinggir berminyak terus pake kacamata tebel yang framenya juga tebel. Kadang ditambahin dengan gigi tonggos untuk memperkental kesan pathetic. Kalau cewek rambutnya dikuncir dua ala Wendy’s.
5. Dokter
Biasanya bapak-bapak bersahaja yang berkumis dengan rambut rapih. Kacamata optional (agak susah karena sering refleksi lampu shooting). Baju jas dokter dengan stetoskop yang melingkar di lehernya.
6. Suster
Mbak-mbak muda yang mukanya agak lumayan bersih, baju suster standard terus biasanya lalu lalang doang di rumah sakit sambil bawa map merah dengan bolpen. Atau kadang bolak balik doang sambil dorong kursi roda orang sakit.
7. Orang sakit
Biasanya bibirnya dibedakin juga biar keliatan pucet kaya orang sakit. Terus tangan atau kaki atau jidatnya dikasih perban dan kadang-kadang lalu-lalang duduk di kursi roda didorong sama suster.
8. Polisi
Ya standar baju polisi lah yang kaya biasa kita lihat sehari-hari tapi aktingnya paling kaku.
9. Preman
Berbadan gede dengan baju buntung yang memperlihatkan otot tangannya. Terus biasanya ada tato juga yang dibikin pake spidol. Dilengkapi dengan aksesoris kalung dan gelang-gelang rantai. Bajunya dan celana jinsnya biasa sobek sobek untuk menambah kesan rebel. Kadang mukanya juga di make up codet.
10. Pembantu
Kalo pembantunya kayak gini sih pasti banyak cowo yang nonton sinetron
Biasanya potongan bibik-bibik atau mbok-mbok gitu yang ngomongnya agak medok terus kalau pembantu orang kayak biasanya pake baju model baby sitter. Properti yang dipegang kalau nggak sapu, lap ato sambil masak di dapur.
11. Figuran
Ini yang selalu muncul di mana-mana tapi gak pernah keliatan jelas. Biasanya orangnya itu-itu aja hanya dibedain dari jenis baju dan warna bajunya. Malah kadang gak nyambung sama sekali. Figuran anak kampus tapi make bajunya kayak mau pergi clubbing atau ke mall. Figuran di café kadang make bajunya kayak mau main ke rumah tetangga. Dan sebagainya.
Sumber: http://malesbanget.com/2011/04/karakter-dalam-sinetron-indonesia/#ixzz1nlglsEpk Copyright Malesbanget.com 2011 Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives





No comments:
Post a Comment