Saturday, March 24, 2012

Always There part 4

Bella's POV


    "Oh, Zack!!" teriakku antusias.
    "Benar! Akhirnya kau ingat juga" balasnya tak kalah antusias.
    "Bagaimana kabarmu?"
    "Baik" jawabnya nyengir "Kau sendiri? Kau cantik sekali sekarang" lanjutnya membelalakan mata secara berlebihan.
    Kuputar bola mataku "Jangan bercanda" kataku meremehkan diriku sendiri.
    "Aku serius" Zack semakin membelalakan mata.
    Mr.Banner menoleh kearah kami "Mr.Spencer, apa ada yang ingin kau bagi pada kami?" serunya lalu melirik kearahku sekilas. Seisi ruangan menoleh kearah kami dengan tatapan ingin tahu. Tapi bisa kurasakan ada sepasang mata hijau yang memandang tidak suka. Tatapannya seperti membakar.
    "Tidak, Mr.Banner" jawab Zack pelan.
    Mr.Banner mengangguk.
   
    Kuperhatikan wajah Zack yang sempat panik tadi, aku menahan tawa yang hampir meledak setelah melihat wajahnya. Dia memandangku nyengir tapi kami berdua tidak berani melanjutkan pembicaraan.


   Bel istirahat makan siang-pun berdering. Aku dan Alice sudah berjanji untuk makan siang bersama. Tapi langkahku terhenti saat seseorang menarik tanganku. Zack.
   "Perhatikan sekelilingmu, Bell" katanya cemberut "Daritadi aku memanggilmu, tapi kau sama sekali tidak mendengar"
   "Maaf, maaf" aku terkekeh "Apa kau mau makan bersama kami?" Zack terdiam sejenak, menimbang-nimbang. Aku menatapnya dengan sorot mata memohon.
   "Ehh... mungkin" katanya pelan. Jawaban itu menciptakan seringaian lebar diwajahku.


   Kami akhirnya makan bersama di dua meja kantin yang disatukan, aku duduk disamping Zack dan Alice. Seperti di kelas Biologi tadi, kurasakan mata indah itu memandangiku terus. Edward terus-menerus menatapku seperti itu, bahkan saat aku melirik melihatnya, dia tidak memalingkan muka seperti yang biasanya dilakukan orang jika ketahuan memperhatikan.
Tapi tatapannya saat ini berbeda, tidak seperti dikelas, kali ini tatapannya hangat.

   Tiba-tiba ada suara tawa keras dari pintu kafetaria, itu suara Jake. Aku merasa bisa mendengar suara tawa itu dari jarak 300 mil sekalipun. Tawa dalam yang menghangatkanku.

No comments:

Post a Comment

Unyu maksimal

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket