Kau adalah langit kutembus
Dan aku ingat setiap pemandangan
Saat aku bersamamu
Matahari tergantung pada satu senar
Melihat kebawah bumi, seperti caranya menyinari dunia
Menggigil menusuk tulang rusukku
Jari-jari kita menjadi satu
Dan desahan nafasmu berharmonisasi dengan nafasku
Tidak salah lagi,
Aku masih bisa merasakan detak jantungmu memacu cepat
Saat kau berdansa denganku
Kita tumbuh dewasa dan harusnya aku tahu (Apa kau merasa hidup?)
Kalau aku merasa kedinginan saat berjalan sendiri (Tapi kau akan menyelamatkan)
Dan mungkin lubang kecemasan ini harusnya,
Pergi jauh, pergi jauh
Lindungi aku dan jarumpun bergerak dengan anggun
Maju mundur
Jika hatiku sebuah kompas, kau akan jadi Utara
Ambil resiko, karena aku akan menangkapmu jika kau jatuh
Kemanapun kau pergi,
Jika hatiku sebuah rumah, kau akan pulang
Kata-katamu buatku tersenyum, karena kau mengatakan itu yang terbaik
Aku benar-benar akan merasa diberkati, jika matahri terbit dari Barat
Parfum bunga, semua pakaianku beraroma sepertimu
Karena warna kesukaanmu biru tua
Aku berjalan pelan saat sendirian (Apa kau merasa hidup?)
Ya, tapi terus terang aku masih merasa sepi (Tapi kau akan menyelamatkan)
Dan mungkin lubang kecemasan ini harusnya,
Pergi jauh, pergi jauh
Lindungi aku dan jarumpun bergerak dengan anggun
Maju mundur
Jika hatiku sebuah kompas, kau akan jadi Utara
Ambil resiko, karena aku akan menangkapmu jika kau jatuh
Kemanapun kau pergi,
Jika hatiku sebuah rumah, kau akan pulang
Jika hatiku sebuah rumah, kau akan pulang
~Owl City - If My Heart was A House
Translated by Kedonn





No comments:
Post a Comment