Thursday, April 2, 2015

I'm EXO-L. I destined to be ELF.

Jadi akhir-akhir ini gue suka sama EXO. Entah mulai darimana, yang jelas gue mulai menggilai satu membernya, yaitu Sehun, lalu dari Sehun gue mulai menggilai semuanya satu per satu. Sehun, Kyungsoo, Chanyeol, Kai, Suho, Lay, Xiumin, Baekhyun, Chen, Tao, bahkan sampe 2 member yang udah keluar pun gue suka. Gw suka konsep grup ini, 12 cogan dari luar angkasa dengan kekuatan super yang berbeda-beda. Lalu gue terpesona.

Dengan tampang mereka, dengan tingkah konyol mereka, dengan kebiasaan-kebiasaan mereka diatas panggung. Semuanya. Gw terpesona sampe lupa bahwa gue udah dimilikin sama 15 cowo di grup yang berbeda.

Leeteuk-oppa pernah bilang gini di Star Golden Bell, "Kalian tidak perlu bersama kami dari awal, kalian hanya harus menemani kami sampai akhir."
Gue inget ketika itu gue ngerasa, 'Forever, selamanya akan bersama Suju, gaakan pernah pindah fandom, gaakan pernah ngedahuluin grup lain selain Suju. Karna mereka adalah awal, alasan gue menghargai musik K-pop, alasan gue tau apa arti kesetiaan, kekeluargaan, kebersamaan, cinta. Kenapa gue bisa menghargai keputusan Bokap untuk pergi adalah karna Heechul bisa ngehargain Hangeng untuk pergi. Alasan gue rajin ke gereja karna gue tau Siwon dan Yesung akan bangga ngeliat penggemarnya rajin ibadah. Ketika gue jadi ketua dalam suatu kelompok gue selalu berusaha sebijak mungkin terhadap anggota gue karna gue tau Leeteuk begitu. Alasan gue suka masakin dan ngerawat Aji ketika dia sakit adalah karna gue tau Ryeowook juga. Gw suka protektif ke temen-temen gue karna Kangin nyontohin gitu. Gw suka jailin temen-temen gue nyontohin Kyuhyun. Gw setia sama apa yang gue pilih ngikutin EunHae, Kibum dan Hangeng. Gw berani dan percaya diri kaya Shindong.

Gw jadi diri gue yang sekarang dibentuk karna gue suka Suju. Mereka secara ga sadar adalah panutan gue, patokan dalam segala hal yang gue lakuin. Tapi kemudian gue suka hal lain dan meninggalkan pegangan gue. Gue sadar gue berubah sedikit demi sedikit. Gue jadi diri gue sebelum gue kenal Suju dan Taylor Swift. Gw jadi rebel, stalker, dan terobsesi akan satu hal.

Sampe suatu malem, gue lagi trolling di twitter, terus liat postingan Heechul, bahwa mungkin Super Junior akan sibuk sendiri-sendiri. Banyak komentar berisi asumsi-asumsi ELF saat itu, tapi satu asumsi gue (dan banyak juga yang berasumsi sama kaya gue) kalo Suju akan berhenti. Entah berhenti jadi satu grup, entah berhenti dari dunia entertainer. Hati gue sakit banget gila bacanya.

Lalu postingan selanjutnya adalah tautan ke blog pribadi Heechul. Bahwa dia kangen 2009.

Gw inget 2009 adalah masa Suju diatas langit. Ketika Hangeng masih jadi Hankyung. Ketika Kim Ki Bum adalah Kibum. Ketika angka 15 adalah hasil penambahan 13+2 yang mutlak. Ketika ELF dan biru safir berada disisi yang sama. Ketika pegangan itu masih erat.

Tapi sekarang banyak yang sudah lelah, terlalu lama pegangan itu tidak pernah sempurna, sudah 5 tahun, dan pegangan itu mengendur. Sekali lagi karna lelah dan jenuh.

Gw masih suka berkhayal, 10 atau 20 tahun kedepan, bagaimana hubungan ELF dan Suju? Masih samakah? Atau seperti gue yang selalu bayangkan; satu sisi mau pindah ketempat lain, lalu ketika hendak berangkat dia melihat satu kotak usang tidak tersentuh berisi banner konser, stik biru safir, poster dan CD yang sudah menguning; dan sisi yang lainnya sedang sibuk dengan dunia mereka tapi menjadikan gambar berwarna biru safir bertuliskan ELF sebagai wallpaper handphone dan mengenang kumpulan anak-anak penggemar mereka lewat foto-foto di internet?

Mungkin.

Atau mungkin kita semua lelah dan jenuh. Kadang gue mikir, udah terlalu lama lingkaran pegangan itu mengendur, harusnya di pisahkan saja semua. Daripada tidak pasti terus. Tapi gue juga inget janji gue, 'never leave, because family never leave.'

Kami akan menunggu, sebentar lagi. Kami janji.

No comments:

Post a Comment

Unyu maksimal

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket